Category Archives: HUMAS

PENGUATAN KELAS LITERASI MENULIS, MAN 1 GRESIK HADIRKAN TIM PENERBIT NLC MEDIA

PENGUATAN KELAS LITERASI MENULIS,

 MAN 1 GRESIK HADIRKAN TIM PENERBIT NLC MEDIA

 

 

 

Kamis, 7 November 2019, sebagai bentuk program penguatan keterampilan menulis, kelas literasi menulis MAN 1 Gresik mendatangkan pemateri dari luar yakni pihak penerbitan NLC Media. Penerbit yang berpusat di Sidoarjo tersebut sejatinya pernah bekerja sama dengan MAN 1 Gresik pada tahun pertama penerbitan. Saat itu Dr. Musfiqon, M.Pd selaku CEO NLC media hadir langsung dan memberikan materi terkait kepenulisan kepada angkatan pertama kelas literasi menulis.

Pada kesempatan ini, NLC Media mengirimkan dua orang yakni Kak Rizqi dan Kak Nia selaku editor penerbit NLC Media. Kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan dalam satu pertemuan, namun kegiatan tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu satu bulan dengan 4 kali pertemuan. Artinya siswa kelas literasi menulis dibina satu minggu sekali dalam kurun waktu satu bulan, dan setiap minggunya, siswa diberikan tugas untuk diselesaikan dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

Materi yang disampaikan meliputi inspirasi dalam penulisan, penuangan ide dalam tulisan, serta tata lay out pada saat buku yang ditulis akan naik cetak. Siswa juga dimotivasi agar tidak menyerah dalam menulis. Kebuntuan dalam menulis adalah hal biasa, yang terpenting adalah semangat untuk menulis tidak pernah padam. Banyak penulis yang tulisan awalnya sangat jelek, namun karena terus diasah, lama kelamaan tulisannya menjadi baik dan bernilai jual tinggi.

Pemateri pun mengisahkan banyak penulis hebat yang pendapatannya hingga milyaran. Seperti Andrea Hirata yang royalti hasil tulisannya mencapai 3,5 Milyar, Habiburrahman yang royaltinya mencapai 2,2 milyar dan masih banyak penulis lainnya yang sukses. Intinya, ketika seseorang telah menyukai dan mahir dalam dunia penulisan, maka pendapat fantastis akan datang dengan sendirinya.

Ibu Hj. Masfufah, M.Pd kepala MAN 1 Gresik menyampaikan bahwa program literasi menulis sudah berlangsung sejak tahun 2016, dan tahun ini merupakan program pada tahun yang ke-3. Beliau berharap kepada siswa kelas literasi menulis, bahwasannya keterampilan menulis itu tidak hanya diasah ketika duduk di bangku MAN 1 Gresik. Keterampilan menulis yang telah dimiliki siswa harus terus dikembangkan setelah lulus, bahkan harus ditularkan pula kepada adik kelas maupun orang di sekitarnya. Sehingga kegiatan literasi menulis dapat membudaya di kalangan masyarakat. Kegiatan  tersebut pun ditutup dengan penyampaian doa oleh Drs. H. Abdus Salam, M.Sc.

BPBD, KPAI, DAN BKKBN KUNJUNGI MAN 1 GRESIK DALAM RANGKA VISITASI SEKOLAH RAMAH ANAK

BPBD, KPAI, DAN BKKBN KUNJUNGI MAN 1 GRESIK

DALAM RANGKA VISITASI SEKOLAH RAMAH ANAK

 

 

 

 

Sehubungan dengan persiapan MAN 1 Gresik menuju sekolah ramah anak (SRA) yang bekerjasama langsung dengan BKKBN Provinsi dan Jawa Timur, maka pihak terkait melakukan visitasi sehubungan kesiapan MAN 1 Gresik menjadi madrasah yang siap menerapkan program tersebut.

Rombongan tim visitasi yang terdiri atas 3 orang yakni Bu Dini, Pak Inung, dan Bu Khosyah yang ketiganya mewakili instansi masing-masing yakni dari BPBD, BNKKBN, dan KPAI menyempatkan diri untuk mengunjungi setiap ruang sentral yang terdapat di MAN 1 Gresik. Beberapa di antara ruang yang dikunjungi meliputi UKS, kantor guru, kantor TU, ruang kelas, Ma’had Al Hikmah dan beberapa ruang penunjang pembelajaran seperti laboratorium komputer dan juga kantin.

Tidak hanya sekadar mengunjungi, tim visitasi sekolah ramah anak juga beberapa kali berkomunikasi dengan guru, karyawan dan juga siswa. Pertanyaan seputar kondisi lingkungan dan atmosfer belajar di MAN 1 Gresik. Tim visitasi juga melihat beberapa fasilitas yang terdapat di MAN 1 Gresik apakah sudah sesuai dengan ketentuan syarat yang diajukan untuk menjadi sekolah ramah anak.

Tim visitasi mengatakan bahwasannya ada hal pokok yang perlu diterapkan di MAN 1 Gresik agar memenuhi syarat menjadi sekolah ramah anak (SRA). Salah satunya adalah kondisi lingkungan dan fasilitas yang harus sesuai dengan kebutuhan siswa dan tidak membahayakan siswa. Mengenai fasilitas dan sarana prasarana tim visitasi sudah mengakui dan mengapresiasi bahwa MAN 1 Gresik sudah memenuhi syarat untuk menjadi sekolah ramah anak.

Poin penting berikutnya adalah, bahwa setiap sekolah ramah anak harus menerapkan program ramah anak pada 8 standar pendidikan yang meliputi standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses pendidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan. Ke-8 standar pendidikan tersebut harus terintegrasi dengan program sekolah ramah anak. Maka harus ada adaptasi program yang tertulis dalam 8 standar pendidikan tersebut, sehingga program sekolah ramah anak include dengan program kerja sekolah.

Selanjutnya beberapa hal yang menjadi masukan dari tim visitasi sekolah ramah anak adalah penambahan publikasi mengenai sekolah ramah anak di setiap sudut MAN 1 Gresik. Saat ini tercatat terdapat 26 titik poster yang berisi tentang program sekolah ramah anak. Selanjutnya haru ada penambahan 20-an poster baik berupa cetak maupun yang berasal dari kreativitas siswa. Selain itu, juga perlu adanya publikasi berupa kode etik guru dan siswa yang ditempatkan di beberapa titik strategis sehingga dapat dibaca oleh guru maupun siswa. Selama ini kode etik guru dan karyawan di beberapa sekolah hanya ditempel di dalam kantor guru maupun kantor TU, sehingga perlu adanya perubahan penempatan publikasi yang bersifat etik.

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA DI MAN 1 GRESIK

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA DI MAN 1 GRESIK

 

 

Senin, 28 Oktober 2019 MAN 1 Gresik peringati Hari Sumpah Pemuda. Acara tersebut diikuti oleh seluruh guru beserta siswa-siswi MAN 1 Gresik. Acara dilaksanakan tepat pukul 07.00 WIB. Pembina upacara yang ditugaskan menyampaikan amanat upacara pada peringatan hari sumpah pemuda tersebut adalah Bapak Najib Khilmi, S.Pd selaku guru sejarah di Man 1 Gresik. Sebelum menyampaikan amantanya, beliau terlebih dahulu memimpin pembacaan isi teks sumpah pemuda yang selanjutnya diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Dalam kesempatan itu, Bapak Najib Khilmi, S.Pd menyampaikan beberapa butir penting mengenai sumpah pemuda yang diikrarkan kaum pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928. Peristiwa sumpah pemuda, tidak terlepas dari semangat pemuda pada saat itu untuk lepas dari cengkeraman imperialisme kaum kolonial. Para pemuda yang berasal dari berbagai daerah berikrar dalam satu kesamaan visi dan misi untuk perjuangan bangsa Indonesia yang disampiakan dalam sebuah teks yang berisi tentang semangat persatuan bertumpah darah yang satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.

Berasarkan peristiwa tersebut, maka sudah sepatutnya pemuda yang hidup dalam bangsa yang merdeka untuk tetap berjuang sesuai bidangnya masing-masing. Pemuda harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi kemajuan bangsa Indonesia. Sudah bukan saatnya lagi pemuda hidup dengan bermalas-malasan, hanya berpangku tangan dan menjadi pemuda yang hanya menunggu bola tanpa ada inisiatif menjemput bola.

Beliau pun menceritakan beberapa tokoh pejuang nasional yang berusia muda bahu-membahu memperjuangkan kemerdekaan seperti Halim Perdana Kusuma, Piere Tendean, I Gusti Ngurah Rai dan beberapa tokoh perjuangan Indonesia lainnya. Mereka semua wafat di usia muda, masih di bawah 30 tahun. Semua mereka lakukan hanya demi kemerdekaan Indonesia. Maka tidak heran, jika kemajuan sebuah peradaban ditentukan oleh kecemerlangan dan semangat dari para pemudanya. Bahkan Bung Karno mengatakan, “Berikan aku sepuluh pemuda yang mencintai bangsanya, maka akan aku guncangkan dunia”.

Mengakhiri amanat-nya, Bapak Najib Khilmi, S.Pd mengutip pernyataan Presiden Soekarno pada saat peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-35 atau tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1963 yang berisi, “Jangan mewarisi abu sumpah pemuda, tapi warisilah api sumpah pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air, tapi ini bukan tujuan akhir.

Kegiatan upacara peringatan hari sumpah pemuda itu pun  berakhir pukul 08.00 WIB. Sebelum upacara berakhir, seluruh peserta disuguhi nyanyian nasional dan daerah oleh tim paduan suara MAN 1 Gresik. Melalui nyanyian lagu nasional dan daerah, diharapkan seluruh warga MAN 1 Gresik semakin mencitai bangsa Indonesia

MAN 1 GRESIK PERINGATI HARI SANTRI DENGAN APEL PAGI DAN PEMABACAAN SALAWAT NARIYAH

MAN 1 GRESIK PERINGATI HARI SANTRI DENGAN APEL PAGI

 DAN PEMABACAAN SALAWAT NARIYAH

 

Gresik, 22 Oktober 2019 diperingati sebagai hari santri nasional. MAN 1 Gresik sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia pun tidak ketinggalan untuk menyemarakkan kegiatan tersebut. Maka diselenggarakan apel pagi peringatan hari santri nasional yang dilaksanakan di halaman MAN 1 Gresik. Seluruh peserta yang mengikuti apel pun menggunakan identitas sebagai santri. Siswa dan guru putra mengenakan baju taqwa berpeci dan bersandal. Sedangkan siswa dan guru putri mengenakan jubah putih dan berjilbab putih.

Bapak K.H. Sholih, M.Ag selaku guru agama dan Pengasuh Ma’had AL Hikmah MAN 1 Gresik didaulat untuk memimpin jalannya apel pagi pada hari itu. Mengawali sambutan pada peringatan hari santri nasional, beliau mengajak seluruh peserta apel yang terdiri atas guru dan seluruh siswa untuk membaca salawat nariyah sebanyak 3 kali.

Dalam kesempatan tersebut,  K.H. Sholih, M.Ag membacakan sambutan Menteri Agama RI. Dalam sambutannya terdapat beberapa poin penting mengenai hari santri yang dijadikan sebagai refleksi perjalan bangsa Indonesia. Penetapan 22 Oktober sebagai hari santri bukan tanpa sebaba  dan alasan. Penetapan tersebut berdasarkan resolusi jihad yang diserukan oleh Hadratus Syekh K.H. Hasyim Asyari yang kemudian memunculkan persitiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya, yang selanjutnya tanggal itu diperingati sebagai hari pahlawan.

Peringatan hari santri yang dilaksanakan sejak tahun 2016 mengusung berbagai tema yang berbeda. Pada tahun 2016 mengusung tema “Dari Pesantren Untuk Indonesia”. Tahun 2017 mengangkat tema “Wajah Pesantren Wajah Indonesia”. Tahun 2018 mengangkat tema “Bersama Santri Damailah Negeri”, dan pada tahun 2019 ini bertema “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia”.

Dalam perkembangan dunia modern, santri tidak hanya sebagai pelajar yang dibesarkan dalam kultur tradisional. Namun santri yang dididik dalam pesantren ibarat menyelam dalam laboratorium dunia. Pesantren adalah tempat untuk menyemai ajaran Islam yang moderat. Santri tidak hanya diajarkan ilmu tentang agama, namun santri juga diajarkan untuk menjernihkan hati dengan amalan dzikir dan puasa sunah.

Pada tahun 2019 ini juga merupakan tahun bersejarah, karena pada tahun ini pemerintah bersama DPR mengesahkan undang-undang pesantren. Undang-undang pesantren menjadikan fungsi pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan. Namun pesantren juga berfungsi sebagai lembaga dakwah, dan lembaga pemberdayaan masyarakat. Maka sudah selayaknya pesantren dijaga dan dilestarikan sebagai bagian penting dalam perjalan bangsa Indonesia.

Kegiatan apel pagi yang berakhir pukul 08.00 tersebut juga diisi dengan menyanyikan lagu Syubbanul Wathon dan lagu mars santri. Seluruh peserta apel pun turut serta menyanyikan lagu tersebut. Selanjutnya acara ditutup dengan pembacaan doa.

 

 

PENGUMUMAN MA’HAD AL – HIKMAH

DAFTAR SANTRIWATI YANG DITERIMA
MA’HAD AL – HIKMAH
MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 GRESIK
TAHUN PELAJARAN 2019 – 2020

 

 

INFORMASI :

  1. Daftar ulang santriwati kelas X tanggal 14 juli 2019 (Sekaligus memasuki ma’had)
  2. Kelas XI dan XII, tanggal 11 dan 12 Juli 2019

JUARA 1 PRESENTER

JUARA 1 PRESENTER

Minggu, 28 April 2019 Thania Wahyu Anandita dari MAN 1 Gresik kembali mengharumkan nama madrasah dan nama kabupaten Gresik dengan menyambet juara 1 pada perlombaan presenter se-Jawa timur, di  SMAN 1 Sidoarjo.

Lomba yang diikuti oleh siswa SMP dan SMA se-Jawa timur ini dijuri langsung oleh Bpk. Halley Raditya, Eksekutif Produser JTV dan Bpk. Renald Creative director JTV. “Padahal lomba pertama kok ya langsung di juri sama eksekutif produser” ungkapnya. Ini adalah perlombaan pertamanya dalam bidang Presenter.

Ia merasa tak percaya diri di awal lombanya, namun akhirnya dia memanaje percaya dirinya untuk mulai membaca berita di hadapan kamera dan dewan juri. “Padahal saya sama sekali tidak membayangkan bisa dapat juara 1, karena disana passion para pesertanya sudah di presenter bahkan ada seorang peserta yang sudah terjun di dunia presenter pada tv lokal” tambahnya.

Namun, sepertinya jiwa presenter sudah ada pada dirinya, dengan berlatih secara otodidak hanya melihat video di youtube dia bisa mengalahkan para peserta lomba presenter se- Jawa timur.

GEBYAR DIES NATALIS MAN 1 GRESIK ke 39

GEBYAR DIES NATALIS MAN 1 GRESIK ke 39

 

Gebyar dies natalis MAN 1 Gresik yang ke-39 dengan mengangkat tema prepare your self, create a moment and new spirit berlangsung cukup meriah yang ditunjukkan antusiasme warga MAN 1 Gresik dan masyarakat umum yang turut berartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan selam 3 hari sejak tanggal 25-27 April 2019 itu menyajikan beraneka kegiatan berupa kegiatan pentas kreasi seni, kegiatan sosial, dan kompetisi debat. Kegiatan sosial dilaksanakan pada hari pertama dengan menggandeng PMI Kabupaten Gresik. Pelaksanaan kegiatan donor darah memang selalu diselenggarakan tiap tahun oleh MAN 1 Gresik, namun karena pelaksanannya bertepatan dengan HUT MAN 1 Gresik, sehingga jumlah kantong darah yang dihasilkan dalam kegiatan itu mencapai 86 kantong darah. Perolehan kantong darah sebanyak itu merupakan salah satu wujud kepedulian dan antusiasme perilaku sosial siswa dan guru MAN 1 Gresik.

Selain kegiatan donor darah, di hari yang sama juga dilaksanakan festival banjari MAN 1 Gresik (Fransa) yang melibatkan peserta grup Banjari SMP/MTs dan Umum se- Kabupaten Gresik dan Lamongan. Pengunjung dan penikmat lantunan salawat nabi dalam acara Fransa pun dapat mengnjungi stand bazar kewirausahaan siswa siswi MAN 1 Gresik dan stand Unit Produksi Jasa (UPJ) MAN 1 Gresik yang menyajikan berbagai kreasi program kelas keterampilan MAN 1 Gresik.

Pada hari kedua atau bertepatan pada hari Jumat 26 April 2019. MAN 1 Gresik menyelenggarakan senam sehat di halaman MAN 1 Gresik dan dilanjutkan jalan sehat dengan rute melintasi desa Bungah. Kegiatan ini pun ditutup dengan pembagian doorprize bagi seluruh peserta jalan sehat MAN 1 Gresik

Puncak acara pada hari Sabtu, 27 April 2019, dihadiri Bapak PLT KAKANKEMENAG dan Kasi Pendma Kabupaten Gresik, dilaksanakan istighoutsah akbar yang juga diikuti oleh seluruh guru, karyawan, dan siswa MAN 1 Gresik. Istighoutsah akbar itu pun dipungkasi dengan pemotongan tumpeng secara simbolik oleh Kepala Madrasah dan diikuti wali kelas beserta seluruh siswa MAN 1 Gresik. Kegiatan pada hari terakhir ini pun nampak padat, karena menggambungkan berbagai acara dalam satu hari pelaksanaan. Kegiatan tersebut meliputi, OPEC (Organization Politics and Education) atau lomba debat bertema organisasi pengetahuan umum mengenai politik, STETION (Story Telling Competion), pemilihan Kartini dan Kartono MAN 1 Gresik, serta Art Exhibithion. Meskipun acara berlangsung padat di hari terakhir, namun semua kegiatan dapat berjalan dengan baik dan tanpa adanya kendala yang berarti. Dies Natalis ke-39 MAN 1 Gresik itu pun diakhiri dengan pementasan seni dari band lokal MAN 1 Gresik.

MAN 1 Gresik Mengikuti Pameran HARDIKNAS

MAN 1 Gresik Mengikuti Pameran HARDIKNAS

Upacara peringatan hari pendidikan nasional MAN 1 Gresik mewakili Kementrian Agama Jawa Timur mengisi pameran pendidikan di Gedung Istana Negara Grahadi Surabaya, kamis (2/5/2019).

Dalam upacara HARDIKNAS tahun 2019, Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa sebagai inspektur upacara menyatakan tema hardiknas 2019 “Menguatkan pendidikan, Memajukan kebudayan”. Tema ini  merupakan pencerminan dengan pesan dari Ki Hajar Dewantara, Terkait hubungan erat dengan pendidikan dan kebudayaan guna menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia maju.

Serta dihadiri pula distand pameran MAN 1 gresik Bapak Plt. Kakanwil Kemenag Jawa Timur yang memberikan suport dan arahan untuk kemajuan Madrasah dalam bersaing didunia pendidikan maupun didunia Pekerjaan.

Dilangsir dari KEMENDIKBUD pembangunan sumber daya manusia menekankan pada dua penguatan yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi – generasi terdidik yang terampil serta cakap dalam memasuki dunia kerja. Untuk menjawab tantangan ini MAN 1 gresik dalam penyelenggaraan pamerannya, mendokumentasikan hasil keterampilan siswa MAN 1 Gresik dari berbagai program ketrampilan. Beberapa program ketrampilan diantaranya ketrampilan Teknik Desain dan Produk Furniture, ktrampilan Tata Busana, dan ktrampilan Reparasi Komputer. Meskipun sekolah yang bersifat agamis dan pendidikan formal, MAN 1 Gresik tidak kalah dengan sekolah – sekolah SMK lainnya, meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa sekolah SMK lebih unggul dalam hal keterampilan.

Dan untuk menjawab era 4.0 atau era Revolusi Digital MAN 1 Gresik meresmikan program literasi, baik itu literasi digital maupun tulisan. Dengan menggunakan literasi digital dapat mempermudah siswa untuk membaca buku tanpa harus memiliki buku tersebut. Dan dari program literasi ini telah terbit 31 buku karya siswa yang tak luput untuk dipamerkan dalam pameran pendidikan tersebut.

 

 

 

MAN 1 Gresik Berbagi Untuk Negeri

MAN 1 Gresik Berbagi Untuk Negeri

Bancana gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada awal Agustus 2018 menjadi perhatian masyarakat Indonesia saat ini. Bencana yang merusak banyak rumah dan berbagai fasilitas sosial menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. Banyak pula yang menjadi korban jiwa akibat dari gempa bumi tersebut.

Bencana gempa bumi di Lombok, NTB merupakan bencana nasional, kesedihan yang dirasakan oleh warga Lombok juga menjadi kesedihan seluruh bangsa Indonesia, karena itulah di berbagai pelosok negeri mulai digalakan bhakti sosial untuk membantu saudara-saudara di Lombok. Madrasah Aliyah Negeri 1 Gresik pun ikut berpartisipasi dalam kegiatan bhakti sosial untuk Lombok. Kegiatan bhakti sosial yang dilakukan di MAN 1 Gresik diantaranya pengumpulan dana, sholat ghoib berjamaah dan melakukan doa bersama untuk para korban gempa bumi di Lombok.

Kegiatan doa bersama dan bhakti sosial dilaksanakan pada hari Jum’at 10 Agustus 2018 di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 1 Gresik dengan diikuti oleh seluruh warga Madrasah. Kegiatan bhakti sosial berupa pengumpulan donasi oleh seluruh keluarga besar MAN 1 Gresik berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 7.671.000. Dana yang terkumpul kemudian disumbangkan melalui Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur untuk selanjutnya diberikan kepada saudara-saudara kita di Lombok. Diharapkan dengan adanya bantuan dana tersebut mampu untuk meringankan beban warga untuk bisa bangkit kembali pasca bencana gempa bumi yang melanda mereka.

Semoga seluruh warga Indonesia yang sedang berduka selalu diberi ketabahan dan keteguhan hati oleh Allah SWT dan selalu mendapatkan lindungan dariNya…Amin

LEWAT PEMBINAAN UKS, TINGKATKAN PERAN DAN FUNGSI KKR

LEWAT PEMBINAAN UKS, TINGKATKAN PERAN DAN FUNGSI KKR

 

Gresik, 6 Agustus 2018, Kader Kesehatan Remaja adalah peserta didik yang dipilih guru guna ikut melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, teman, peserta didik pada khususnya dan sekolah pada umumnya.

Dalam rangka menunjang peran kader kesehatan remaja tersebut perlu adanya pembinaan. Pembinaan kader kesehatan remaja dilakukan bersama lintas sektor terkait yaitu pihak kecamatan, pendidikan, puskesmas dan kemenag. Pembinaan KKR meliputi kegiatan penemuan dini, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, dan pelatihan kader kesehatan remaja.

Sebagai perwujudan dari TRIAS UKS maka MAN 1 Gresik melakukan pembinaan KKR (Kader Kesehatan Remaja) yang langsung dibantu oleh Pembina Kesehatan dari Puskesmas Bungah, Ibu Siti Winarni. Kegiatan tersebut telah diselenggarakan pada tanggal 6 Agustus 2018.

Dalam pembinaan kesehatan remaja ini siswa diberikan pengetahuan tentang pentingnya kesehatan remaja yang terbebas dari bahaya 8 Gol UKS dan pelaksanaan kegiatan TRIAS UKS yang meliputi Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat.