Monthly Archives: August 2019

VISI MISI DAN TUJUAN MAN 1 GRESIK

VISI DAN MISI MADRASAH

Visi Madrasah

Terwujudnya insan yang  “Islami, Cerdas, Unggul, Kompetitif  dan Peduli Lingkungan .

Dengan Indikator :

  1. Memiliki karakter islami sebagai budaya berprilaku dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Memiliki kecerdasan yang seimbang antara IQ, EQ, dan SQ
  3. Berprestasi di bidang akademis dan non akademis, memiliki keunggulan SDM yang profesional dan sarpras serta sumber belajar yang representatif
  4. Memiliki daya saing yang tinggi baik masuk PTN maupun dunia kerja
  5. Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dengan mengembangkan 3 upaya yaitu:  pelestarian lingkungan, mencegah pencemaran dan mencegah kerusakan lingkungan

       Misi Madrasah

Untuk mewujudkan visi di atas, maka Misi MAN 1 Gresik adalah:

  1. Mewujudkan siswa yang berakhlaq karimah dalam kehidupan sehari-hari (1)
  2. Mewujudkan pembiasaan siswa dalam melaksanakan amalan-amalan wajib atau sunnah.(1)
  3. Meningkatkan rerata daya serap dan nilai Ujian Nasional (2)
  4. Mengembangkan 5 karakter yang seimbang antara religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas (2)
  5. Meningkatkan prestasi dalam bidang akademik dan non akademik  (3)
  6. Mengembangkan Pendidikan Keterampilan dan Kewirausahaan secara komprehenship (3)
  7. Mengembangkan keprofesian berkelanjutan bagi pendidik dan tenaga kependidikan (3)
  8. Mengembangkan sarpras dan sumber belajar secara berkelanjutan (3)
  9. Meningkatkan rerata siswa yang diterima di PTN (4)
  10. Mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja (4)
  11. Meningkatkan kesadaran terhadap peletarian fungsi lingkungan, pencegahan pencemaran lingkungan, pencegahan terjadinya kerusakan lingkungan berbasis kearifan lokal dan global(5)
  12. Mengembangkan madrasah ramah anak (5).
  13. Mengembangkan sekolah siaga kependudukan (SSK) (5).

TUJUAN MADRASAH

Tujuan yang diharapkan dari penyelenggaraan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Gresik tahun pelajaran 2019/2020 sebagai berikut :

  1. Meningkatnya kualitas ketaqwaan dan kecakapan ubudiyah (1)
  2. Terwujudnya budaya pengamalan 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Salim, Sopan santun) pada seluruh warga madrasah. (1)
  3. Meningkatnya kebiasaan shalat fardlu berjamaah. (1)
  4. Meningkatnya nilai rata-rata Ujian Nasional/Madrasah 0.5 (2)
  5. Terbentuknya karakter siswa yang seimbang antarareligius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas (2)
  6. Terbentuknya kelas unggulan (1 kelas pada jurusan IPA dan IPS) (3.1)
  7. Meningkatnya jumlah prestasi akademik tingkat kabupaten dan provinsi (3.1)
  8. Meningkatnya prestasi peserta didik di bidang keagamaan(3.1)
  9. Meningkatnya prestasinon akademik tingkat propinsi dan nasional (3.1)
  10. Meningkatnya jiwa intrepreneur (kewirausahaan) melalui program ketrampilan dengan meningkatkan kualitas unit produksi ( furniture , garmen, jasa rias,  jasa reparasi  elektronik dan pengadaan hardware dan software) (3.2)
  11. Meningkatnya mutu proses pembelajaran (3.3)
  12. Meningkatnya mutu pelayanan publik (3.3)
  13. Memiliki standar operasional prosedur (SOP) pada setiap komponen standar pendidikan. (3.3)
  14. Tersedianya sarpras yang lengkap dan memadai (3.4)
  15. Terpeliharanya sarpras yang berkelanjutan (3.4)
  16. Meningkatnya prosentase siswa yang diterima di PTN (4.1)
  17. Terakomodasinya lulusan di dunia usaha (4.2)
  18. Meningkatnya kepedulian  seluruh warga madrasah terhadap lingkungan madrasah. (1)
  19. Menjadikan Madrasah sebagai Madrasah Adiwiyata dengan mengembangkan 3 upaya yaitu : pelestarian lingkungan, mencegah pencemaran dan mencegah kerusakan lingkungan(5.2)
  20. Menjadikan Madrasah sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) (5.3)
  21. Menjadikan Madrasah sebagai Madrasah ramah anak (5.4)

 

CATATAN AKHIR SEKOLAH – ANGKATAN 39 MAN 1 GRESIK

CATATAN AKHIR SEKOLAH – ANGKATAN 39 MAN 1 GRESIK

catatan akhir sekolah angkatan 39 MAN 1 GRESIK diproduksi oleh moviemansagres

MAN 1 GRESIK SOSIALISASIKAN PERSIAPAN PENILAIAN KINERJA GURU (PKG) TAHUN 2019

MAN 1 GRESIK SOSIALISASIKAN PERSIAPAN PENILAIAN KINERJA GURU (PKG)

TAHUN 2019

Mengacu pada Permenneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Penilaian Kinerja Guru adalah penilaiain dari setiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karier, kepangkatan, dan jabatannya. Maka MAN 1 Gresik memersiapkan diri untuk melaksanakan penilaian kinerja guru (PKG) pada tahun 2019.

Sosialisasi pun dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 6 Agustus 2019. Bertempat di Aula MAN 1 Gresik pukul 12.00 WIB. kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru di lingkungan MAN 1 Gresik. Waka Kurikulum Ibu Siti Amriyah, S.Pd membuka jalannya sosiaslisai dengan sedikit mengenalkan tentang pentingnya PKG bagi setiap guru yaitu untuk mengukur kinerja guru di bawah lingkungan Kemenag Gresik, hal ini mengacu pada Permeneng PAN dan RB nomor 16 Tahun 2009, sehingga PKG ini dapat menjadi kontrol kualitas guru di MAN 1 Gresik.

Materi tentang PKG disampaikan langsung oleh Kepala MAN 1 Gresik ibu Hj. Masfufah, M.Pd. Beliau mengawali materi dengan menyampaikan tentang perbedaan supervisi dan PKG. Supervisi merupakan tugas dan beban yang murni dilakukan oleh kepala madrasah yang bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran, sedangkan PKG dapat dilaksanakan kepala madrasah dengan dibantu oleh guru senior yang telah memenuhi kriteria tertentu sebagai penilai PKG. Adapun kriteria penilaian PKG adalah dengan mengacu pada 4 kompetensi guru yakni pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. berdasarkan 4 kompetensi tersebut dijabarkan menjadi 14 indikator penilaian. Beliau pun menambahkan bahwa penskoran yang digunakan dalam PKG ini mengacu pada konsep peskoran menurut konsep Baidhlowi yakni skor 0, 1, 2. (0) untuk indikator penilaian yang tidak dilakukan sama sekali, (1) untuk indikator yang dilakukan namun kurang nampak, sedangkan (2) untuk indikator yang dilakukan secara sempurna.

Penilaian kinerja guru ini dilaksanakan tidak hanya semata mengacu pada Permeneg PAN dan RB nomor 16 tahun 2009, dampak lebih jauh dari pelaksanaan PKG ini untuk semakin memerkuat fungsi guru dalam melakukan pembelajaran, karena dalam PKG guru harus menganalisis karakteristik peserta didik. Karakteristik yang dianalisis tersebut meliputi kemampuan dasar pemahaman materi, psikologi, dan keterampilan pribadi masing-masing peserta didik. Penilaian kinerja guru pun tidak hanya melibatkan penilaian yang dilakukan oleh kepala madrasah dan guru senior yang ditugasi menjalankan penilai, namun penilaian PKG juga harus diisi oleh teman sejawat yakni sesama guru di MAN 1 Gresik , peserta didik, dan wali murid, sehingga hasil atas penilainan  PKG sangat kompleks karena melibatkan berbagai pihak.

Melalui PKG ini, Kepala MAN 1 Gresik berharap semakin meningkatnya kinerja guru baik dari segi administrasi maupun keterampilan mengajar. Hal ini sesuai dengan UU Guru dan Dosen no 14/2005 pasal 1 tentang kinerja guru dibingkai dalam lingkup beban tugas dan tanggung jawabnya meliputi, merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih perseta didik, dan melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja guru.

PENYERAHAN MAHASISWA PPL UIN SUNAN AMPEL DI MAN 1 GRESIK

PENYERAHAN MAHASISWA PPL UIN SUNAN AMPEL DI MAN 1 GRESIK

 

Kamis, 1 Agustus 2019 MAN 1 Gresik kedatangan tamu dari Universitas Negeri Sunan Ampel. Mereka terdiri atas dua dosen  dan sepuluh mahasiswa fakultas Tarbiyah. Kedatangan mereka ke MAN 1 Gresik dalam rangka penyerahan 10 mahasiswa yang akan melaksanakan praktik kerja lapangan (PPL) selama 2 bulan.

Kehadiran dosen pembimbing dan mahasiswa PPL pun disambut langsung oleh WAKA Kurikulum MAN 1 Gresik Ibu Siti Amriyah, S.Pd. dan selanjutnya mereka diarahkan ke ruangan Kepala Madrasah. Di dalam ruang kepala Ibu Hj. Masfufah, M.Pd telah menunggu dan memersiapkan penyambutan penerimaan mahasiswa PPL dari UIN Sunan Ampel Surabaya. Kesepuluh mahasiswa tersebut akan menjadi guru pengampu mata pelajaran sementara yang terdiri mapel Matematika, B.Inggris, PAI, dan satu mahasiswa bertugas sebagai tenaga administrasi di MAN 1 Gresik.

Hj. Masfufah, M.Pd menyampaikan memang setiap tahun MAN 1 Gresik selalu menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta terutama yang di bawah naungan Kementerian Agama. Tahun ajaran 2018-2019 yang lalu, MAN 1 Gresik juga menerima 12 mahasiswa PPL dari UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau memandang hal ini merupakan kerja sama yang positif, sehingga terjadiya transfer ilmu pengetahuan secara konseptual dan praktik langsung di lapangan.

Dosen pembimbing mahasiswa PPL Drs. Syaifullah Azhari, LC., M.Pd.I pun mengenalkan satu per satu mahasiswa yang akan menjalani masa PPL selama dua bulan di MAN 1 Gresik. Beliau juga berpesan kepada Kepala Madrasah dan Waka Kurikulum untuk selalu membimbing dan mengarahkan para mahasiswa PPL sesuai dengan aturan yang berlaku di MAN 1 Gresik, sehingga setelah melaksanakan PPL di MAN 1 Gresik seluruh mahasiswa tersebut dapat mengimplementasikan apa yang didapatkannya selama dua bulan menjalani PPL.

Setelah prosesi penyerahan mahasiswa PPL dari dosen pembimbing kepada kepala MAN 1 Gresik, seluruh mahasiswa PPL tersebut pun diperkenalkan dengan guru mata pelajaran yang selama dua bulan beban tuganya untuk sementara waktu akan digantikan. Kesepuluh mahasiswa tersebut pun diperkenankan untuk berdiskusi singkat dengan para guru tersebut untuk membahas persiapan dan orientasi singkat mengenai kondisi siswa di dalam kelas.

PEMBUKAAN EKSTRAKURIKULER MAN 1 GRESIK

PEMBUKAAN EKSTRAKURIKULER MAN 1 GRESIK

 

 

Keberadaan lembaga pendidikan tidak hanya sekadar mengantarkan peserta didik memahami konsepsi pengetahuan dalam bidang  pelajaran di kelas. Lembaga pendidikan juga harus mampu membangun paradigma karakter peserta didik yang sedang mencari jati dirinya, maka lembaga pendidikan pun harus berperan aktif memfasilitasi gejolak pencarian jati diri peserta didik dengan menyelenggarakan kegiatan pengembangan diri yang bernilai positif.

            Melalui program yang dituangkan dalam kegiatan pengembangan diri, MAN 1 Gresik berupaya untuk memfasilitasi seluruh bakat dan minat peserta didik MAN 1 Gresik. Hal ini dilakukan sebagai lembaga pendidikan yang bertanggung jawab atas masa depan peserta didiknya, dan memberikan bekal soft skill yang dapat dimanfaatkan di kemudian hari. Upacara pembukaan kegiatan pengembangan diri MAN 1 Gresik pun dilaksanakan pada hari Selasa, 30 Juli 2019. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas X-XI. Upacara dilaksanakan tepat pukul 15.15 setelah jam KBM berakhir.

            Kepala MAN 1 Gresik Ibu Hj. Masfufah, M.Pd didaulat untuk membuka kegiatan pengembanagn diri MAN 1 Gresik tahun pelajaran 2019-2020. Dalam sambutannya Kepala MAN 1 Gresik menyampaikan bahwa pentingnya pencarian jati diri di usia produktif. Sekolah tidak hanya untuk belajar ilmu pengetahuan di dalam kelas, namun jauh lebih penting dari itu, siswa harus mampu mengetahui bakat dan minat yang dimiliki masing-masing siswa, yang tentunya setiap siswa memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda. Pengembangan bakat dan minat lanjutnya, juga sebagai bekal siswa MAN 1 Gresik ketika lulus dari madrasah, karena hidup di era perkembangan teknologi yang pesat tidak cukup hanya bermodal nilai-nilai dalam ijazah, namun juga harus memiliki keterampilan yang dapat digunakan kelak dikemudian hari.

            Dalam rangkaian upacara pembukaan tersebut, seluruh Pembina ekstrakurikuler diperkenalkan satu per satu kepada seluruh peserta pengembangan diri. Total MAN 1 Gresik menyelenggarakan 29 pengembangan diri yang dapat diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, dengan rincian 23 pengembangan diri berupa pengembangan karakter dan seni serta 6 pengembangan diri olimpiade mata pelajaran. Kegiatan pengembangan diri karakter dapat diikuti dalam ekstra Pramuka, PMR, Paskib, Jurnalistik, Qiroah, KIR, Batik, tata rias, dan video grafi. Sedangkan untuk pengembangan diri dalam wadah seni terdiri atas Drumb Band, gamelan, band, banjari, paduan suara, lukis dan kaligrafi. Pengembangan diri di bidang olimpiade untuk mata pelajaran sejumlah 6 kegiatan yang outputnya dipersiapkan menghadapi KSM dan olimpiade yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi meliputi mata pelajaranEkonomi, Geografi, Fisika, Kimia, Biologi, dan Matematika.